Cahaya surga gua Gunung Kidul ini merupakan fenomena ray of light, lantaran lokasinya berada di kedalaman 90 meter dari permukaan tanah, hingga membuat pemandangan cahaya ini terkesan menakjubkan. Mulut gua Jomblang berbentuk vertikal dengan perhitungan jarak antara bibir gua dengan dasarnya beragam, kira kira paling sekitar 80 meter. Keindahan gua ini tidak kalah bagus dengan wisata gua Pindul dan berbagai tempat wisata Gunung Kidul lainnya seperti pantai atau pun wisata air terjun.
Data statistik menyatakan bawah Gua ini merupakan satu diantara dari ratusan hingga ribuan gua yang ada di kawasan karst Gunung Sewu. Asal mula gua Jomblang, terbentuk dari proses geologi ambles nya tanah diatas beserta vegetasi yang terjadi pada ribuan tahun lalu di permukaan tanah.
Sejak pegunungan sewu ditetapkan oleh badan PBB UNESCO sebagai salah satu anggota baru Global Geopark Network pada tahun 2015, hingga saat ini gua Jomblang ditunjuk sebagai icon goepark dunia. Peringkat nya sama dengan pulau Jeju di Korea dan Langkawi di Malaysia. Namun jauh sebelum diresmikan, ekosistem gua ini sudah dikenal seluruh dunia, hal tersebut terbukti dipilihnya sebagai lokasi syuting Amazing Race Amerika pada tahun 2011 silam.
*Rute ke Goa Jomblang
Lokasi gua Jomblang Jogja yaitu di daerah Jetis wetan, kecamatan Semanu, kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Gua ini berjarak 10 kilometer dari pusat kota Wonosari, apabila dihitung waktu tempuh dari kota Yogyakarta ke lokasi wisata dapat ditempuh sekitar 1,5 jam perjalanan. Untuk mengunjungi wisata gua ini wisatawan dapat menggunakan transportasi pribadi maupun transportasi umum.
Sedangkan rute gua Jomblang Jogja yakni Yogyakarta-wonosari di jalan wonosari, lalu menuju arah Piyungan. Pertigaan piyungan ambil lurus melewati bukit bintang lalu bertemu dengan kecamatan Patuk masih lurus hingga bertemu simpang lima atau bunderan siyono Wonosari menuju kearah kota Wonosari. Setelah sampai kota Wonosari ambil lurus hingga sampai di kecamatan Semanu masih lanjut ke desa Pacarejo.
Dari jalan beraspal anda harus melanjutkan perjalanan melewati jalan makadam di desa dan ladang warga. Apabila anda bertemu dengan resort ditengah ladang, maka anda telah sampai di lokasi Gua Jomblang. Apabila kesulitan menemukan lokasi wisata, maka anda dapat menghubungi nomor telepon gua jomblang 0818-629-901.
* Jalur Masuk ke Gua
Terdapat empat jalur utama untuk sampai ke dasar gua yang biasa dilewati oleh para penjelajah alam. Jalur pertama yakni merupakan jalur paling mudah untuk dilalui, sering disebut dengan jalur VIP. Pada jalur ini 15 meter pertama melalui lintasan terjal dan masih bisa ditapaki oleh kaki.
Peralatan SRT lengkap harus dipersiapkan untuk menjamin keselamatan sampai dasar gua. Sisa jarak dengan dasar gua Jomblang dapat ditempuh menggunakan SRT, meluncur sejauh sekitar 20 meter menggunakan tali. Namun untuk ketiga jalur lainnya, jalurnya lebih sulit lantaran perlu menggunakan SRT sejak ketinggian 80 meter(jalur A), 60 meter(jalur B) dan 40 meter(julur C). Bagi penjelajah pemula direkomendasikan memilih jalur VIP dengan ketinggian 20 meter.
Apabila wisatawan sudah memiliki pengalaman memasuki gua vertikal, ketinggian gua vertikal merupakan sebuah tantangan tersendiri untuk memacu adrenalin, namun tetap memperhatikan faktor keselamatan. Diameter gua Jomblang yaitu 50 meter, dijelajahi pertama kali oleh Acintyacunyata Speleological Club pada tahun 1984, yakni kelompok penjelajah gua dari kota Yogyakarta.
Bagi wisatawan yang belum terbiasa, jalur yang dipakai untuk sampai ke dasar gua, akan merasa begitu melelahkan. Ditambah lagi dengan beberapa cerita cerita mistis mengenai Sejarah gua Jomblang dari para penjelajah yang pernah mengalami sendiri. Mungkin memasuki gua, merasakan gentar, namun begitu masuk kedalam segala sesuatunya akan berubah dengan perasaan senang menyaksikan keindahan gua Jomblang Gunung Kidul.
Ketika berada tepat di dasar gua, maka wisatawan dapat menemukan beberapa tumbuhan subur merimbun, pada dinding kapur gua yang ditumbuhi dengan tumbuhan peredu. Selanjutnya wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menyusuri lorong gua sebagai penghubung antara gua Jomblang dengan gua vertikal lainnya yakni gua Grubuk.
Menyusuri lorong tersebut lebih mudah dilalui, lantaran terdapat jalan setapak yang dibuat dari bebatuan disusun memanjang. Namun penjelajah tetap waspada karena jalan tersebut terlampau licin dan udara sekitar lorong yang lembab, sehingga menjadikan rintangan serius.
Setelah mencapai ke ujung lorong yang merupakan dasar gua, wisatawan dapat melihat panorama alam yang menakjubkan. Disana terdapat stalagmit gua Jomblang yang begitu besar berwarna hijau kecoklatan berdiri tegak di tengah dasar gua. Apabila wisatawan hendak mencapai lokasi dasar gua tepat jam 1 siang, akan mendapatkan pemandangan eksotis secara langsung dari sinar matahari yang menerobos masuk menembus kegelapan ke dasar gua Grubug Gunung Kidul. Sinar matahari tersebut menyentuh beberapa stalagtit dan stalagtit yang terbentuk tetesan air selama ratusan tahun
Di dasar gua Grub Jogja, terdapat aliran sungai yang bermuara di wisata kalisuci, terletak pada bagian sebelah utara dari stalagmit besar. Para pecinta jelajah dapat menggunakan transportasi perahu untuk menyusuri aliran sungai. Aliran sungai tersebut menghubungkan dasar gua Grubung dengan beberapa gua lainnya yang masih dalam kawasan pegunungan karst.
* Waktu terbaik kunjungan
Kebanyakan penjelajah gua Jomblang, berharap mendapatkan momen cahaya surga yang menembus ke dasar gua. Apabila momen tersebut yang anda cari, maka mulai lah caving pada pagi hari sekitar jam 09.00 WIB. Nah, kemunculan Ray of light sekitar jam 10.00 hingga jam 12.00 WIB. Semakin siang maka cahaya semakin menyebar dan memudar.
Cahaya Ray of light akan muncul setiap harinya, asal cuaca cerah dan sinar matahari tidak tertutup oleh awan mendung. Demi keselamatan, tinggalkan gua sebelum malam hari datang. Karena pada malam hari tidak ada satupun cahaya di dalam gua Jomblang Jogja.




EmoticonEmoticon